Oleh:[Ishadi al-Asyi]
HIKAYAH YANG KE-TUJUH BELAS: {"KEUTAMAAN IKHLAS"}
الحكاية السابعة عشرة : في فضل الإخلاص
حكي : أن الشبلي رضي الله عنه قال يوما في مجلس وعظه "الله" بالهيبة ، فسمعه شاب فصرخ صرخة فمات ، فخاصمه أولياؤه إلى السلطان وادعوا عليه بأنه قتل ولدهم ، فقال له السلطان : ما تقول ؟ فقال : يا أمير المؤمنين روح حنت فرنت فدعيت فأجابت ، فما ذني ؟ فبكى أمير المومنين ثم قال لأوليائه : خلوا سبيله فلا ذنب له ، والله أعلم .
Diceritakan Suatu hari Asy-Syibli menyampaikan suatu ceramah dengan penuh wibawa tentang Allah Swt, di suatu majelis. Seorang pemuda yang mendengar ceramah itu berteriak kencang hingga mati, para kerabatnya mengadukan hal tersebut kepada penguasa setempat. Mereka mengaku bahwa anaknya terbunuh.
"Apa yang kamu katakan..??" tanya penguasa kepada pemuda yang sudah meninggal tersebut.
"Wahai Amirul Mukminin..sebuah ruh yang rindu, menangis, kemudian diajak, dan memenuhi panggilan. Maka apa salahku..??"
Jawab mayat itu.
Amirul Mukminin pun menangis dan berkata kepada para kerabat pemuda yang telah meninggal tersebut:
"Lepaskanlah jalannya, Ia tidak mempunyai dosa!"
Wallaahu a'lam.
📚[An-Nawadir. Hal. 24_25]


Tidak ada komentar:
Posting Komentar