PERTANYAAN:
assalamualaikum ustad
Ustad. Minta pnjelasan tafsir alQur'an surah Ar Ra'd ayat 11
JAWABAN:
Wa 'Alaikumus Salam
Ar-Ra'd 11:
(إن اللّٰه لا يغير ما بقوم) لا يسلبهم نعمة (حتى يغيروا ما بأنفسهم) من حالة الجميلة بالمعصية.
Tafsir Firman Allah SWT: (Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum) yaitu Allah tidak akan mencabut nikmatNya dari mereka, (sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri) yaitu dari keadaan baik dengan melakukan perbuatan maksiat.
قوله : (من حالة الجميلة) أي وهي الطاعة، والمعنى أنها جرت عادة اللّٰه، أنه لا يقطع نعمة عن قوم، إلا إذا بدلوا أحوالهم الجميلة بأحوال قبيحة وبمعنى هذه الآية قوله تعالى : (ذلك بأن اللّٰه لم يك مغيرا نعمة أنعمها على قوم حتى يغيروا ما بأنفسهم الأنفال ٥٣). وقوله عليه الصلاة والسلام : «إذا رأيت قسوة في قلبك، وحرمانا في رزقك، ووهنا في بدنك، فاعلم أنك تكلمت بما لا يعنيك». فالنعم تأتي من الله بلا سبب، وسلبها يكون بسبب المعاصي.
Qaul Mufassir: (dari keadaan baik) ialah berupa ketaatan. Maknanya ialah sesungguhnya ketaatan itu memberlakukan pada ketetapan Allah; bahwa Dia tidak akan memutus nikmatNya dari suatu kaum, terkecuali kaum tersebut telah merubah keadaan mereka sendiri, yaitu dari keadaan yang semula baik menjadi buruk.
Makna ayat ini sebagaimana Firman Allah SWT: "(Siksaan) Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah sekali² tidak akan merubah suatu nikmat yang telah dianugerahkanNya kepada suatu kaum, hingga kaum itu merubah apa² yang ada pada diri mereka sendiri." (QS al Anfal 53)
Dan Sabda Nabi ﷺ: "Apabila engkau merasakan hatimu keras, rezekimu terhalang, dan lemahnya badanmu untuk ibadah, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya engkau telah membicarakan sesuatu yang tidak ada gunanya bagi dirimu sendiri."
Jadi, nikmat² dari Allah itu datangnya tanpa sebab, sedangkan dicabutnya nikmat² tersebut adalah dikarenakan bentuk² kedurhakaan.
📚[Hasyiyah as-Shawi 'ala Tafsir Jalalain. Juz. 2/ Hal. 206 Darul Kutub Ilmiyah]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar